Tuesday, June 20, 2006

Workshop KKN bagi Dosen Pembimbing



Pusat Pengabdian Masyarakat (PPM) telah mengadakan workshop bagi dosen yang akan membimbing KKN (Kuliah Kerja Nyata), di Bandungan, 17-18 Juni. Kepala PPM, Drs. Ahmad Suriadi, M.A. dalam sambutan pengantarnya mengatakan bahwa KKN terutama bagi mahasiswa IAIN Walisongo saat ini dan yang akan datang masih relevan dan perlu mendapat perhatian semua pihak. Menurutnya dampak yang dirasakan oleh masyarakat atas KKN yang dilakukan mahasiswa IAIN begitu berpengaruh terutama pada mental spiritual. Ukurannya adalah masyarakat semakin melek akan pengetahuan sosial-keagamaan. Hal ini dirasakan kondisi sosial-keagamaan masyarakat yang belum didatangi KKN IAIN masih "lemah", namun setelah didatangi mahasiswa KKN IAIN ada perubahan pemahaman sosial-keagamaannya, katanya. Sehingga workshop yang sekarang dilakukan itu adalah merupakan wujud kepedulian perguruan tinggi terutama IAIN akan pengabdian kepada masyarakat.
Workshop diikuti oleh dosen-dosen yang akan menjadi pembimbing KKN dari berbagai fakultas di lingkungan IAIN Walisongo. Mereka mengikuti secara cermat dan antusias, apalagi saat session yang disampaikan oleh Prof. Dr. H. Abdul Djamil, M.A. Dalam session ini Abdul Djamil menyampaikan perlunya optimalisasi peran DPL (Dosen Pembimbing Lapangan) sebagai penguatan KKN dalam rangka menuju keberhasilan visi IAIN. IAIN tidak mempersoalkan tentang KKN yang dianggap sudah usang dan dapat digantikan dengan kegiatan lain. Kita tetap akan mengadakan KKN, karena ini adalah pelatihan riil seseorang untuk menjadi pemimpin. Untuk itu diharapkan dosen pembimbing tidak main-main dengan kegiatan KKN ini, harapnya.
Disamping itu Rektor juga memberikan urgensi dan relevansi KKN IAIN di masyarakat. Hal ini antara lain disebabkan:
  1. KKN dapat respon positif dari masyarakat;
  2. mahasiswa perlu memperoleh pendampingan yang memadahi dalam pelaksanaan program sektoral dan lintas sektoral;
  3. IAIN menjadi kekuatan Perguruan Tinggi yang berbasis masyarakat;
  4. pendekatan agama dan pelaksanaan penggunaan teknologi tepat guna cocok/sesuai untuk masyarakat pedesaan.

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home